Selasa, 12 Juli 2011

Khatam Alquraan Nagari Matua Mudiak

Pawai Takruf peserta Khatam

Matua Mudiak. Pon 12/07 : Dalam rangka mengimplementasikan Program Daerah Kabupaten Agam untuk mengujudkan anak-anak Pandai Tulis Baca Alqur'an, Nagari Matua Mudiak telah mempogramkan untuk kegiatan Khatam Al.Quran serenatk se Nagari Matua Mudiak, yang mana pelaksanaan kegiatan menggabungkan seluruh MDA/TPA se Nagari Matua Mudiak yang di selenggarakan pada tanggal 6-7 Juli 2011.

 Pelaksanaan Khatam gabungan tahun ini adalah yang Kedua , dan memang dibangdingkan dengan tahun yang lalau jumlah peserta khatam jauh menurun yaitu hanya 64 orang, di mana tahun lallebih dari 150 orang, dan ini perlu menjadi perhatian dan evaluasi bagi Pemerintahan nagari matua Mudiak dan apa penyebab kekurangan jumlah peserta tahun ini

 
 Ketua BAMUS Nagari Matua Mudiak (Veri Heriandi)
menyerahkan Tropy untuk Pemenang I Putra


Yang menjadi tuan rumah pelaksanaan Khatam kali ini adalah MDA Masjid Taqwa Padang Gelanggang, karena MDA Padang gelanggang merupakan peraih Juara Umum pada tahun yang lalu, dan pada pelaksanaan Khatam tahun ini pemuncak Juara Umum adalah MDA Masjid Syuhada Padang Gelanggang, maka dengan demikian untuk pelaksanaan Khatam Al-Quraan pada tahun 2012 adalah MDA Masjid Syuhada Padang Gelanggang .

Alhamdulillah , pelaksanaan Khatam Alquraan tahun ini di Nagari Matua Mudiak berjalan dengan lancar dan kita sangat berharap kiranya para orang tua selalu mengingatkan anak-anak mereka bahwa Khatam ini bukan akhir atau penutup untuk membaca , mempelajari dan mendalami isi dan kandungan Al Quraan, karena mereka baru hanya pandai membaca, untuk itu perlu mendorong anak-anak untuk selalu setiap malam setelah magrib membaca Alquraan, dan melanjutkan pendidikan pada lembaga Seni Baca Alquran . (VH)

Senin, 11 Juli 2011

Golkar Kembangkan Gerakan Bersama Bangkit

  




Matur-Pon : Ketua Umum Golkar Aburizal Bakri mencanangkan Gerakan “Bersama Bangkit” untuk memberikan pelatihan UMKM bagi seluruh penduduk Indonesia. Sebagaimana dikutip dari Iklan Media Indonesia (05/05/11) DPP Golkar Mengiklankan Gerakan “Bersama Bangkit”.  Gerakan ini akan difokuskan kepada pembinaan manajerial dan bantuan permodalan.  Sebagaimana dikutip pula dari website bersamabangkit.com Pelaku usaha kecil merupakan 98,8% dari pelaku usaha di Indonesia. Jenis usaha ini menjadi mata pencaharian lebih dari 90 juta jiwa. Yang termasuk usaha kecil, antara lain, pedagang kaki lima, usaha rumah tangga, pedagang kecil di pasar tradisional, dan semacamnya. Progra ini akan dilaksanakan di 33 Provinsi se Indonesia. Adapun syaratnya adalah usaha yang dijalankannya minimal telah berjalan 1 tahun, menominasikan diri atau dinominasikan oleh orang lain, dan perhatian secara khusus akan diberikan kepada pelaku usaha kecil perempuan dan pemuda. Adapun Manfaat yang akan diperoleh adalah :
Pelaku usaha kecil akan mendapatkan pengembangan skill usaha melalui 1) kursus pengembangan usaha, 2) buku panduan pengembangan usaha, 3) pendampingan, dan 4) insentif untuk mengimplementasikan rencana pengembangan usaha.
Program ini dilaksanakan di 33 propinsi diseluruh Indonesia dengan jumlah pelaku usaha kecil yang akan mendapatkan dukungan pengembangan usaha sebanyak 1000 orang setiap tahunnya selama empat tahun.
Bagi para pelaku UMKM yang ingin bergabung dengan facebook gerakan ini bisa mengunjungi http://id-id.facebook.com/bersamabangkit sampai dengan saat ini jumlah anggotanya sudah mencapai 1.247 orang sedangkan untuk akun twitter di twitter.com/bersamabangkit. Sedangkan Youtube di dengan alamat www.youtube.com/user/bersamabangkit adapun alamat website resminya adalah : http://www.bersamabangkit.com di situs resminya tersedia pendaftaran pelatihan usaha UMKM yang dapat di download secara online dan dikirimkan. Bagi yang ingin mendaftarkan diri bisa klik link berikut ini :

Mahalnya Biaya Pendidikan........

Ingin Sekolah Harus Bayar Uang Jutaan Rupiah

 

Bukittinggi-PoN : Tingginya biaya masuk sekolah dikeluhkan para semua orang tua di Indonesia. Maklum, untuk calon siswa baru di sekolah favorit, dipungut biaya hingga jutaan rupiah.

Setiap orang tua siswa harus membayar uang gedung antara Rp 1 hingga Rp 4, uta. Meski demikian, hal ini tidak menyurutkan semangat para orang tua murid untuk menyekolahkan anaknya.

Beberapa orang tua mengaku biaya untuk uang gedung terlalu tinggi. Mereka meminta agar pihak sekolah memberi keringanan. Pasalnya selain harus membayar uang gedung, kebutuhan lain masih banyak seperti buku tulis dan seragam.

Sabtu, 09 Juli 2011

BMT- KJKS Agam Madani Nagari Matua Mudiak


Pendiri dan Pengelola BMT Agam Madani Nagari Matua Mudiak
Kecamatan Matur berfoto bersama dengan Asst III Sekda Agam, 
Koordt. BMT Agam Madani Kab. Agam dan Camat Matur


Sebagai sebuah Lembaga Ekonomi Mikro di Nagari Matua Mudiak Kecamatan Matua Kabupaten Agam, BMT  KJKS Madani ini telah membawa dampak yang sangat besar terhadap peningkatan ekonomi masayarkat terutama bagai masayarkat usaha kecil/kerajinan rumah tangga.

Yang menjadi permasalahan mendasar bagi masyarakat untuk berusaha selama ini adalah masalah modal, namun dengan kehadiran BMT Agama Madani ini dengan pola kerjasama yang berdasarkan syariahdalam bentuk  bagi hasil , masyarkat merasa sangat terbantu.

 Untuk Kabupaten Agam  Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla secara resmi melaunching 41 unit “Baitul Mall Wattanmil” (BMT), satu lembaga pembiayaan mikro di Kabupaten Agam, Sumbar, sebagai satu sarana untuk mengentaskan kemiskinan di daerah itu.
Launching 41 unit BMT tersebut ditandai dengan ditandatanganinya prasasti BMT di Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumbar, Sabtu.
Wapres mengatakan, BMT satu alternatif pembiayaan bagi keluarga miskin agar mereka bisa mendapatkan akses kredit murah.
Bupati Agam, Aristo Munandar, mengatakan program BMT ini sebenarnya sudah diluncurkan pada Nopember 2007 yang pada awalnya hanya 16 unit BMT. Masing-masing BMT tersebut didanai oleh Pemkab Agam sebesar Rp300 juta.
Tahun 2008 kembali diluncurkan 41 unit BMT lagi yang tersebar pada masing-masing nagari di Kabupaten Agam.
Keberadaan BMT tersebut, katanya, mendapat sambutan positif masyarakat karena banyaknya terbentuk usaha baru dengan adanya dana pinjaman tersebut.
Masyarakat diberi pinjaman dana Rp2 sampai Rp5 juta baik untuk membangun usaha mandiri atau mengembangkan unit usaha yang sudah ada.
Jenis usaha masyarakat yang dikembangkan melalui BMT tersebut di antaranya, produksi gula merah, ternak sapi, kambing, usaha salon, sablon dan lainnya.
Sehubungan dengan dilaunchingnya 41 BMT Agam Madani oleh wapres, maka lengkaplah seluruh nagari di Agam sebanyak 82 nagari memiliki koperasi jasa keuangan syariah.
BMT Agam Madani ini satu-satunya di Indonesia dengan program pengentasan kemiskinan yang berbasis masjid, katanya.(VH)

Empat Kunci Sukses Kemenangan Partai Golkar




Sejak menjadi ketua umum Partai Golkar, saya selalu berkeliling ke berbagai daerah untuk menghadiri acara partai. Acara yang saya hadiri biasanya dihadiri banyak orang, diikuti para anggota DPRD serta pengurus partai di masing-masing tingkatan.  Bagi saya, acara turun ke daerah bertemu pengurus partai dan kader, merupakan momentum penting. Pertemuan itu, saya manfaatkan untuk mensosialisasikan kebijakan partai ke akar rumput dan kader partai paling bawah. Salah satunya adalah kembali mengingatkan kepada mereka soal Catur Sukses Partai Golkar.
Catur Sukses adalah empat program utama sebagai ikhtiar menuju keberhasilan dan kesuksesan Partai Golkar. Disebut Catur Sukses, karena jika empat hal ini dilakukan secara konsisten dan berhasil, maka akan membawa Partai Golkar meraih kesuksesan dalam ranah politik dan kebangsaan. Apa saja Catur Sukses itu?
Catur Sukses yang pertama adalah konsolidasi. Di sini partai harus terus-menerus melakukan konsolidasi organisasi mulai tingkat pusat hingga daerah. Konsolidasi dilakukan pada hubungan vertikal maupun horisontal. Golkar memiliki 10 organisasi yang bernaung di bawah payung partai. Mereka bisa diandalkan untuk memunculkan kader-kader baru di daerah.

Kedua, adalah kaderisasi. Di masa mendatang, Partai Golkar diarahkan untuk membuat rekruitmen anggota lebih terbuka. Sistem kaderisasi yang ada saat ini harus diperbaiki dan disesuaikan dengan perubahan yang ada di masyarakat. Karenanya, Partai Golkar mematok target dapat meraih 40 juta pemilih pada Pemilu 2014. Sekitar 10 juta di antaranya adalah pemilih pemula yang merupakan kalangan muda.
Kerja keras dan kontribusi nyata untuk target 40 juta pemilih itu diharapkan muncul pada tiap-tiap anggota DPR RI serta anggota DPRD provinsi dan kota/kabupaten dari Partai Golkar. Tiap anggota DPR  RI ditargetkan mampu memantapkan 10 ribu kader untuk keanggotaan Partai Golkar di daerah pemilihannya. Sedangkan untuk setiap anggota DPRD provinsi, ditarget mampu menggaet sebanyak 5.000 kader. Dan, untuk tiap anggota DPRD di kota/kabupaten ditargetkan dapat merangkul 2.500 kader. Demikian pula halnya dengan gubernur dan wali kota atau pun bupati yang berasal dari Golkar.

Namun, jangan sampai lupa bahwa target kuantitatif itu juga harus diimbangi dengan target kualitatif. Target kaderisasi juga harus diarahkan pada peningkatan kualitas. Partai harus membuat sistem pendidikan kader. Di dalamnya, partai harus memberikan pengetahuan pada kader tentang tujuan Partai Golkar, Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila dan tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, pemahaman menyeluruh terhadap falsafah bangsa, yakni Bhinneka Tunggal Ika serta kiprah Partai Golkar selama ini, harus menjadi bagian dari sistem pengkaderan.

Catur Sukses ketiga adalah menciptakan kreativitas dan ketajaman ide serta pemikiran baru. Untuk itu, Partai Golkar diharapkan bisa membuat sikap politik yang jelas serta tidak sembunyi terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. Bahkan, untuk mendukung sukses tersebut, partai tidak perlu ragu untuk merekrut dan menggunakan tenaga-tenaga ahli agar bisa menelurkan pemikiran-pemikiran segar. Walau Golkar hanya memiliki 106 kursi di DPR, tapi mereka harus mempunyai pemikiran-pemikiran yang jelas sehingga bisa bersuara sesuai suara partai.
Terakhir, Catur Sukses keempat adalah sukses Golkar dalam pemilihan umum , baik pemilu kepala daerah, pemilu legislatif, dan pemilu presiden. Partai nantinya diarahkan untuk memenangkan pemilukada sejumlah daerah dengan dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat. Untuk hal yang terakhir ini, saya merasa gembira karena Golkar telah memenangkan 260 atau 53 persen pemilihan umum kepala daerah  di seluruh Indonesia dalam kurun waktu setahun terakhir. Saya gembira karena semula Golkar menargetkan kemenangan sedikitnya 40 persen. Ternyata, target tersebut berhasil dilampaui, bahkan lebih besar.

Keberhasilan itu merupakan modal besar dan akan membuat Partai Golkar lebih bersemangat merebut kembali kemenangan di Pemilu 2014 nanti. Pemilukada bisa menjadi persiapan dan batu loncatan untuk memenangkan Pemilu 2014.
Nah, jika Catur Sukses mampu dijalankan dengan baik, saya yakin Partai Golkar pantas meraih kesuksesan pada Pemilu 2014. Saya tidak ragu, Partai Golkar akan meraih kejayaannya kembali di masa mendatang.
Catur Sukses ini harus menjadi pegangan kader, baik kader yang ada di pusat maupun daerah dalam menjalankan tugas kepartaian. Namun demikian, ada satu hal lagi yang tak boleh dilupakan, yakni perilaku atau tindak-tanduk para pimpinan maupun politisi dan kader Partai Golkar. Rakyat mengamati dan memerhatikan setiap perilaku atau tindak-tanduk kita. Rakyat akan selalu melihat, dan mengamati, apakah kader Partai Golkar sungguh-sungguh menyuarakan, mengusahakan serta memperjuangkan kepentingan mereka. Kalau kader-kader Partai Golkar tidak melakukan hal itu, percayalah, Partai Golkar tidak akan menang.

Tindak-tanduk para anggota DPR RI dan DPRD kota/kabupaten dari Partai Golkar, tindak-tanduk saya, tindak-tanduk semua pengurus partai, juga akan menjadi ukuran keberhasilan. Kalau kita ribut soal isu-isu populer saja mengenai kenaikan gaji anggota DPR, kenaikan gaji menteri, kenaikan gaji bupati, atau ribut tentang pembangunan gedung baru DPR, dan sebagainya, tapi tidak sibuk bekerja mengurus kepentingan rakyat, maka rakyat tidak akan mau memilih Partai Golkar. Percayalah!
Ingat, motto “Suara Golkar, Suara Rakyat” itu dibuat bukan tanpa maksud. Dari motto itu, seluruh kader Golkar diharapkan rajin menemui rakyat, mendengarkan suara rakyat. Karenanya, posko-posko aspirasi rakyat harus didirikan di DPD II.
Saya juga minta seluruh kader yang ada di Fraksi harus datang ke DPD II untuk mendengarkan langsung aspirasi rakyat. Kita dengarkan apa aspirasinya, kita dengarkan apa keluhannya. Demikian pula kepada kader Partai Golkar yang ada di DPR RI atau  di kabinet, agar juga mendengarkan suara rakyat. Karena sekali lagi “Suara Golkar, Suara Rakyat”, dan rakyatlah yang akan menentukan berhasil tidaknya Golkar ke depan.

MTS-As Nagari Matua Mudiak

Madrasyah Tsanawiyah Adat dan Syarak Nagari Matua Mudiak yang mulai berdiri tahun 2003 dengan bangunan dan ruang belajar menumpang di MDA Masjid Taqwa Padang Gelanggang pada tahun 2010 di Bangun Gedung Belajar permanen sebanyak 3 lokal baru dan satu ruang Kantor dengan dana PNPM Mandiri Pedesaai senilai 300 juta lebih, telah di resmikan oleh Bapak Bupati Agam pada tanggal 23 Januai 2011.


Pada saat yang bersamaan MTs-AS Nagari Matua Mudiak juga menerima bantuan sebesar 90 juta rupiah dari Kementrian Agama RI untuk membangunan satu lokal pustaka dan biaya peningkatan mutu pendidikan , alhamdulillah telah dilaksanakan 100 %
Bupati Agam , Camat Matur dan Pengurus Yayasan berfoto bersama
Bupati Agam ( Bpk. Indra Catri ) sedang memberikan pengarahan 
di hadapan Pengurus Yayasan dan Majlis Guru
( Dalam Foto : Indra Noveri, Veri Heriandi ( Ketua Yayasan), Bupati Agam
Ka Kantor Kementriaan Agama Kab Agam, Wali nagari Matua Mudiak)

Walaupun demikian Pengurus Yayasan sangat  mememerlukan dukungan semua pihak terutama masayarakat Peratantau Matua dan tokoh2 masayarakat untuk melanjutkan pendidikan di MTs AS ini terutama donatur tetap dalam rangka memenuhi kebutuhan dana operasional Sekolah dan Honor Guru.

Majelis Guru MTs-AS Nagari Matua Mudiak

Sahabat ku

Sahabat dari dulu sampai sekarang......... semoga kan selalu menjadi sahabat samapai nanti .......


Dt dan Syafei